Teknik Industri S1

ie4Masa Studi:
– Lulusan SMA/SMK: 8 Semester dalam 4 Tahun
– Lulusan D3/Akademi: Beban studi 48 sks dala, 3 Semester (1,5 Tahun)

Teknik Industri (Industrial Engineering) merupakan bagian ilmu teknik yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu dengan penekanan pada kaitan ilmu keteknikan dan ilmu manajemen. Sebagai ilmu keteknikan (rekayasa) pendekatan Teknik Industri pada disain, analisis, rancang bangun, dan perbaikan sistem integral yang terdiri atas manusia, mesin/peralatan, bahan, energi, dan informasi.

Teknik Industri berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif. Disiplin ini juga mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).

Kompetensi Lulusan S1 Teknik Industri

Lulusan Program Studi Teknik Industri dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengidentifikasi, memodelkan dan mencari solusi terbaik dari masalah dalam sistem terintegrasi dengan mengacu kepada sistem industri manufaktur, serta penajaman pada sistem produksi dan/atau perekayasaan kualitas dan keandalan; mampu mengaplikasikan pengetahuan matematika, sains dan ilmu sosial dalam pemecahan masalah dalam profesi teknik industri Mampu bekerjasama dalam kelompok multidisplin dan bertanggung jawab serta memahami etika profesi; Penguasaan teknologi informasi, manajemen dan wirausaha yang mengarah pada pembentukan jiwa inovatif, sikap profesional dan berwawasan global.

Lulusan Teknik Industri memiliki kompetensi, ketrampilan, dan pengetahuan tentang manajemen industri yang menekankan pada upaya perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian dan pengendalian proses produksi secara lebih efektif dan efisien; Sistem Manufaktur yang menekankan pada perencanaan dan optimasi sistem produksi dengan menerapkan konsep dan metoda kuantitatif; Perencanaan Sistem Industri yang menekankan pada perencanaan sistem industri secara makro yang membahas hubungan suatu industri dengan lingkungannya.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Industri adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik industri; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang perindustrian dan perniagaan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik industri, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Teknik Industri memiliki berbagai kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia industri yaitu kemampuan untuk memformulasikan masalah, mengidentifikasi solusi serta mengevaluasi hasilnya, dan juga kemampuan perancangan, pengoperasian, perbaikan dan optimasi sistem produksi barang maupun jasa; kemampuan yang berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif; kemampuan mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).

Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Industri

Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir sebagai ahli perbaikan proses produksi ataupun proses bisnis, perancang sistem yang terintegrasi, pengelola dan pengendali sistem yang terintegrasi, manajer proyek, manajer produksi, manajer perencanaan dan pengendalian produksi (PPIC), manajer mutu, manajer logistik dan supply chain, serta manajer operasi; pada industri manufaktur (pabrik), otomotif, energi, jasa konsultasi & kontraktor, industri jasa (seperti perbankan), instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, dsb.

Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir di Industri Manufaktur (Manajemen Persediaan, Logistik, Manajemen Operasi, Manajemen Produksi dan Pergudangan); Industri Jasa (Manajemen Klien, Industri Perumanahan dan Bank Komersial, Konsultan Keuangan, Sistem Kesehatan dan Konsulatan Sumber Daya Manusia); Penelitian dan Pengembangan (Analisis Data, Keamanan dan Penyelamatan Lingkungan dan Rekayasa Faktor Manusia); Manajemen Bisnis (Strategi Bisnis Investasi Perbankan, Manajemen Analisis, Manajemen Proyek dan Pengembangan Bisnis); Teknologi Informasi (Integrasi Komputer, Perancangan Database, Telekomunikasi dan Pengembangan Web); di Lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS) sebagai Dosen dan Peneliti.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) dengan mendirikan jasa konsultan manajemen berbagai jenis usaha.

SILAHKAN BERTANYA DISINI